Strategi Work-Life Balance Perempuan Pekerja Pabrik Benang Desa Sidorogo Kabupaten Sidoarjo

Authors

  • Dini Yusa Rachman Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Oksiana Jatiningsih Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33751/jmp.v14i02.22

Keywords:

Work-life balance, dual roles, female workers, phenomenology, patriarchal culture.

Abstract

WORK–LIFE BALANCE STRATEGIES OF WOMEN WORKERS IN A YARN FACTORY IN SIDOROGO VILLAGE, SIDOARJO REGENCY

This study aims to explore the work-life balance strategies employed by female yarn factory workers in Sidorogo Village, Sidoarjo Regency, who perform dual roles as workers and family caregivers. The study employed a qualitative method with an Alfred Schutz phenomenological approach, involving six married female workers who have children under their care aged no more than 10 years. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and were analyzed using Clark Moustakas' five stages of phenomenological analysis: bracketing, reduction and elimination of significant statements, clustering of themes, validation of themes, and the development of individual textual descriptions. This study adopts the work-life balance theory proposed by Greenhaus, Collins, and Shaw, which consists of three dimensions: time balance, involvement balance, and satisfaction balance. The findings indicate that the female yarn factory workers in Sidorogo Village achieved a relatively good level of work-life balance, with time balance emerging as the most dominant dimension. Six main strategies were identified: organizing household tasks according to work shift schedules, taking time to rest before performing domestic responsibilities, sharing household duties with husbands and children, entrusting childcare to trusted neighbors or relatives, choosing a residence close to the workplace, and spending quality time with children after work. Overall, these strategies represent women's adaptive responses to a patriarchal culture that continues to position domestic responsibilities primarily as women's obligations. 

References

Afrizal, Stevany, dan Polelah. (2021) “Peran Ganda Perempuan Dalam Peningkatan Perekonomian Keluarga,” Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), hal. 53–62.

Burhani Puteri, N.A., Anwar, H., dan Irdianti. (2024) “Pengaruh konflik peran ganda dan penyesuaian diri terhadap stres kerja pada ibu yang bekerja,” Jurnal Psikologi Malahayati, 6(2), hal. 277–287.

Christian, D., dan Prapunoto, S. (2025) “Work-Life Balance Dan Kepuasan Kerja Wanita Karier Dewasa Awal Pada PT Budimas Makmur Mulia,” Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), hal. 1384–1394.

Eliana, E., Siregar, L. M., & Sadijah, N. A. (2021). Pengaruh Konflik Peran Ganda Terhadap Stres Kerja Pada Perempuan Bekerja Di Pt Hasil Raya Industri Karawang. Psikologi Prima, 4(1), 33–41. https://doi.org/10.34012/psychoprima.v4i1.1913

Greenhaus, J.H., Collins, K.M., dan Shaw, J.D. (2003) “The relation between work-family balance and quality of life,” Journal of Vocational Behavior, 63(3), hal. 510–531.

Info GSBI. (2025) Industri tekstil, garmen dan sepatu PHK puluhan ribu buruh dan tutup pabrik. Tersedia pada: https://www.infogsbi.or.id/2025/03/industri-tekstil-garmen-dan-sepatu.html.

Mrihrahayu, dan Darsono. (2021) “Dampak Konflik Pekerjaan-Keluarga dan Iklim Organisasi pada Kepuasan Kerja Karyawan Wanita di Industri Tekstil Kota Surakarta,” Jurnal Widya Ganecwara, 11(1).

Mulang, H. (2024) “Dampak Konflik Peran Ganda Terhadap Performa Karyawan Wanita (Studi di Salah Satu Perusahaan di Kota Makassar),” Jesya (Jurnal Ekonomi Dan Ekonomi Syariah), 7(1), hal. 1117–1127.

Nafis, B., Chan, A., dan Raharja, J. (2020) “Analisis Work-Life Balance para Karyawan Bank BJB Cabang Indramayu,” 8(1), hal. 115–126.

Nasution, A.F. (2023) Metode Penelitian Kualitatif. Pertama. Disunting oleh M. Albina. CV. Harfa Kreatif.

Nasution, R. (2022). Peran Wanita Karir dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Tinjau dari Ekonomi Islam (Studi Kasus di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatra Utara). SIBATIK JOURNAL, 1(4), 393–402.

Ofetri, J., Bangsu, T., dan Afrita, D. (2025) “Strategi Buruh Perempuan Pembuka Terpal Dalam Menjalankan Peran Ganda (Studi Kasus Stockpile Pulau Baai Teluk Sepang Kota Bengkulu),” Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 13(1), hal. 8–17.

Pasodung, A., dan Rahayu Indrawati, K. (2025) “Strategi Work-Life Balance Pada Wanita Dengan Peran Ganda: Literature Review,” Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(8), hal. 3625–3635.

Pikaditha, L. (2025) “Pengalaman Perempuan Muda Dalam Menjalankan Peran Ganda Di Gresik Kecamatan Driyorejo Dalam Perspektif Feminis Liberal,” Jurnal Neo Societal, 6(2), hal. 134–143.

Putri, N., Khairunnisa, C., dan Darmawanti, I. (2024) “Kesejahteraan Psikologis pada Ibu Peran Ganda yang Memiliki Anak Usia Dini,” Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(01), hal. 136–155.

Rabbaniyah, S., dan Salsabila, S. (2022) “Patriarki Dalam Budaya Jawa; Membangun Perilaku Pembungkaman Diri Pada Perempuan Korban Seksual Dalam Kampus,” Community: Pengawas Dinamika, 8(April), hal. 113–124.

Rimawati, Nurjanah, S., dan Karyadi, L.W. (2024) “Peran Ganda Buruh Bata Perempuan dalam Menunjang Perekonomian Keluarga di Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat,” Proceeding Seminar Nasional Mahasiswa Sosiologi, 2(2).

Rizqi, M. A., & Santoso, S. A. (2022). Peran Ganda Wanita Karir dalam Manajemen Keluarga. Jurnal Manajerial, Volume 09 Nomor 01 Tahun 2022, 09(2), 131–134. https://doi.org/10.56338/promotif.v12i2.3091

Rorong, M.J. (2020) Fenomenologi Alfred Schutz dalam Penelitian Ilmu Sosial.

Sugiyono, P.D. (2023) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. 2 ed. ALFABETA.

Tenriawaru, A.T., Gismin, S.S., dan Aditya S., A.M. (2023) “Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Konflik Peran Ganda Pada Wanita Karir yang Menikah Di Kota Makassar,” Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), hal. 167–173.

Ukhroniyah, dan Afrizal, S. (2024) “Strategi Peran Ganda Perempuan sebagai Asisten Rumah Tangga,” Jurnal Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha, 6, hal. 120–130.

Utina, R.C., Syamsuddin, L., dan Liputo, S. (2024) “Hubungan Antara Konflik Peran Ganda Dengan Stres Kerja Pada Polisi Wanita Yang Sudah Menikah Di Wilkum Polda Sumsel,” Jurnal Psikologi Dan Konseling West Science, 4(1), hal. 47–55.

Widyasari, A., dan Suyanto, S. (2023) “Pembagian Kerja dalam Rumah Tangga antara Suami dan Istri yang Bekerja,” Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 6(2), hal. 209–226.De Porter, Bobbi dan Hernacki, Mike. 1992. Quantum Learning. Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Terjemahan oleh Alwiyah Abdurrahman. Bandung: Penerbit Kaifa.

Wulandari, S., & Situmorang, L. (2024). Peran Ganda Istri dalam Perspektif Gender. EJournal Pembangunan Sosial, 12(3), 389–398.

Downloads

Published

30-07-2026

How to Cite

Rachman, D. Y. ., & Jatiningsih, O. . (2026). Strategi Work-Life Balance Perempuan Pekerja Pabrik Benang Desa Sidorogo Kabupaten Sidoarjo. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, 14(02), 957–966. https://doi.org/10.33751/jmp.v14i02.22